WAJIB TAHU: WANITA LEBIH MUDAH DEPRESI DIBANDING PRIA

MUST KNOW: WOMEN ARE MORE LIKELY TO HAVE DEPRESSION THAN MEN (ENGLISH VERSION) – CLICK HERE

Stress ataupun depresi bisa terjadi pada siapa saja dan juga tidak mengenal usia. Tekanan hidup, lingkungan kerja dan keluarga, serta rutinitas yang terbilang monoton dapat menjadi faktor pemicunya, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di perkotaan. Namun, ternyata wanita lebih rentan mengalami risiko stress yang lebih tinggi dibandingkan pria. Menurut The American Psychological Association (APA) on Gender and Stress, menyebutkan bahwa pria dan wanita memberikan respon yang berbeda terhadap stress baik fisik maupun mental.

Dikutip dari webpage The American Institute of Stress (AIS), menyebutkan bahwa wanita dua kali lebih mungkins menderita depresi berat dan tiga kali lebih mungkin untuk mencoba bunuh diri dibandingkan dengan pria. Wanita juga mengalami gangguan kecemasan dua hingga tiga kali lebih sering daripada pria.

Berikut adalah beberapa faktor penyebab wanita lebih rentan mengalami stress dibanding pria:
1. Perbedaan Hormonal
Faktor hormonal merupakan salah satu factor pemicu yang stress yang menyebabkan pria dan wanita berbeda dalam menyikapi stress. Fluktuasi hormon pada wanita yang dapat terjadi setiap bulan dengan sindrom pramenstruasi atau yang sering disebut PMS. Kondisi ini menyebabkan mood yang mudah berubah. Bahkan dalam kondisi yang sangat parah dan sudah mengganggu aktivitas sehari-hari bahkan mengganggu pekerjaan, sekolah, kehidupan sosial, dan hubungan Anda, maka hal ini disebut Premenstrual Dysphoric Disorder (PMDD), hal ini akan dibahas pada topik selanjutnya!!! πŸ˜‰

Perubahan hormon estrogen, progesterone, dan hormon kewanitaan lainnya yang terjadi pada masa kehamilan, pasca melahirkan dan masa perimenopause (menjelang menopause) dapat memicu perubahan mood hingga depresi.

2. Faktor Lingkungan
Faktor lingkungan juga menjadi salah satu pemicu wanita lebih rentan mengalami stress/ depresi, terutama terkait peran wanita sebagai seorang ibu, isteri, maupun anak. Menurut hasil survei APA terhadap pria dan wanita, 84% wanita menganggap hubungan dengan keluarga penting, dan 69% menganggap hubungan dengan rekan atau teman sangat penting.
Upaya untuk menyeimbangkan ketiga peran tersebut tidak jarang membuat wanita mengalami stress kronis bahkan dapat memicu depresi.

Menurut The Health and Safety Executive di Inggris, wanita berusia 35-44 tahun lebih rentan mengalami stress bahkan depresi karena harus mengurus pekerjaan, anak-anak, dan orang tua yang mungkin sudah berusia lanjut.

3. Wanita Hidup Lebih Lama
Salah satu faktor yang dapat menambah panjang alasan wanita lebih rentan mengalami stress dibandingkan pria yakni wanita cenderung hidup lebih lama. Beberapa studi menunjukkan bahwa wanita cenderung hidup lebih lama daripada pria. Sebab, usia tua sangat berhubungan dengan rasa kehilangan dan kesepian, kesehatan fisik yang lemah, serta faktor lain yang mengarah pada depresi.

Wanita lebih cenderung merenungkan masa lalu, yang baik maupun yang buruk, dibandingkan pria. Ini membuat wanita rentan mengalami gangguan kecemasan.

Apakah Anda mengalami tekanan yang berat seperti beberapa faktor yang disebutkan di atas hingga mengganggu aktivitas bahkan hubungan dengan orang-orang di sekitar Anda? Cari tahu faktor utama penyebabnya dan berkonsultasilah dengan orang yang dapat Anda percaya atau dengan dokter agar Anda mendapatkan penanganan yang tepat.

Love yourself first πŸ™‚

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.